SURAT YAASIN Juli 29, 2021 Dapatkan link Facebook X Pinterest Email Aplikasi Lainnya Surat Yasin Dan TahlilSurat Yasinبِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ1.يس- Yaa Siiin- Yaa siiin2وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ- Wal Qur’ aanil hakiim- Demi Al Qur’an yang penuh hikmah3إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ- Innaka laminalmursaliin- Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul4عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ- ‘Alaa shiroothimmustaqiim- (yang berada) di atas jalan yang lurus5تَنزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ- Tangziilal ‘aziizir rohiim- (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Penyayang6لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أُنذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ- Li tundziro qoumam ma undziro aabaauhum fahum ghoofiluun- agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.7لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَىٰ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ- Laqod haqqol qoulu ‘alaa aktsarihim fahum laa yu’minuun- Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, karna mereka tidak beriman.8إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلَالًا فَهِيَ إِلَى الْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ- Inna Ja ’alnaa fii a’naaqihim aghlaalan fahiya ilal adzqooni fahumm muqmahuun- Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.9وَجَعَلْنَا مِن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ- Wa ja ‘alna min baini aidiihim saddaw wa min khaolfihim saddan fa aghsyainaahum fahum la yubshiruun- Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.10وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ- Wa sawaa un ‘alaihim a andzartahum amlam tundzirhum laa yu’minuun- Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.11إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمَـٰنَ بِالْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ- Innama tundziru manittaba adz dzikra wa khosyiyarrohmaana bil ghoibi fabassyirhu bi magfirotin wa ajrin kariim- Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihat nya. Maka beri lah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.12إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُّبِينٍ- Innaa nahnu nuhyil mautaa wanaktubu maa qoddamuu wa aatsaarohum, wa kulla syai in ahsoinaahu fii imaamim mubiin surah yasin- Sesungguhnya Kami menghidupkan orang orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas bekas yang mreka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).13وَاضْرِبْ لَهُم مَّثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ- Wadrib lahum matsalan ash haabal qoryati idz jaaa ahal mursaluun- Dan buatlah bagi mereka suatu per umpamaan, yaitu penduduk suatu negeri (negara) ketika utusan utusan datang kepada mereka.14إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُم- Idz arsalnaa ilaihimutsnaini fa kadzabuuhumaa fa ‘azzaznaa bi tsaalitsin faqooluu innaa ilaikum mursaluun- (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya, kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: ”Sesungguhnya kami adalah orang orang yang diutus kepadamu“.15قَالُوا مَا أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَمَا أَنزَلَ الرَّحْمَـٰنُ مِن شَيْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ- Qooluu ma antum illaa basyarum mitslunaa wa maa andzalar rohmaanu min syai in in antum illaa takdzibuun- Mereka mnjawab: ”Kammu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka“.16قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ- Qooluu robbunaa ya’lamu innaaa ilaikum lamursaluun- Mereka berkata: ”Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu17وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ- Wa maa ‘alaina illal balaaghul mubiin- Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas “.18قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ- Qooluuu innaa tathoyyarnaa bikum, la illam tantahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa ‘adzaabun aliim- Mereka menjawab: ”Sesungguhnya kami ber nasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami “.19قَالُوا طَائِرُكُم مَّعَكُمْ ۚ أَئِن ذُكِّرْتُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ- Qooluu thooo ’irukum ma ’akum, a in dzukkirtum, bal antum qoumum musrifuun- Utusan utusan itu berkata: ”Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas “.20وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ- Wa jaa a min aqshol madiinati rojuluy yas ‘aa qoola yaa qaumit tabi’ul mursaliin- Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki laki dengan bergegas gegas ia berkata: ”Wahai kaumku, ikutilah utusan utusan itu.21اتَّبِعُوا مَن لَّا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُم مُّهْتَدُونَ- Ittabi ’uu man laa yas alukum ajrow wa hum muhtaduun- Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu, dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.22وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ- Wa maa liya laa a ’budulladzii fathoronii wa ilaihi turja’uun- Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakan dan yang hanya kepada-Nya kamu (semua) akan dikembalikan?.23أَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِ آلِهَةً إِن يُرِدْنِ الرَّحْمَـٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنقِذُونِ- A attakhidzu min duunihii aalihatan in yuridnirrohmaanu bidurril laa tughnii ‘annii syafaa‘atuhum syai aw wa laa yunqidzun- Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemadhorotan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?24إِنِّي إِذًا لَّفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ- Innii idzal lafii dlolaalim mubiin- Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.25إِنِّي آمَنتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ- Innii aamantu birobbikum fasma’uun- Sesungguhnya aku telah beriman kpada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan) ku.26قِيلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَا لَيْتَ قَوْمِي يَعْلَمُونَ- Qiilad khulil jannata, qoola yaa laita qoumii ya’lamuun- Dikatakan (kepadanya): “Masuklah ke syurga”. Ia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya kaum ku mengetahui,27بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ- Bimaa ghofarolii robbii wa ja ‘alnii minal mukromiin- Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang orang yang dimuliakan”.28وَمَا أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِ مِن بَعْدِهِ مِن جُندٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ- Wa maa andzalnaa ‘alaa qoumihii min ba ’dihii min jundim minas samaaa-i wa maa kunnaa munziliin- Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukan pun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.29إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ- In kaanat illaa shoihataw waahidatan faidzaa hum khoomiduun- Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja, maka tiba tiba mereka semuanya mati.30يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ- Yaa hasrotan ‘alal 'ibaadi ma ya’tiihim mir rosuulin illa kaanuu bihii yastahzi uun- Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba hamba itu, tiada datang seorang rosul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok olokkannya.31أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ- Alam yarou kam ahlaknaa qoblahumminal quruuni annahum ilaihim la yarji ’uun- Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak nya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka.32وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ- Wa in kullul lammaa jamii ’ul ladainaa mukhdloruun- Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami.33وَآيَةٌ لَّهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ- Wa aayatul lahumul ardlul maitatu, ahyainaahaa wa akhrojnaa minhaa habban faminhu ya ’kuluun- Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluar kan dari padanya biji bijian, maka dari padanya mereka makan.34وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ- Waja ‘alna fiiha jannaatim min nakhiilin wa a ’naabin wa fajjarnaa fiihaa minal ’uyuun- Dan Kami jadikan padanya kebun kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air.35لِيَأْكُلُوا مِن ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ- Liya kuluu min tsamarihii wa maa ‘amilathu aidiihim afala yaskuruun- Supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur ?36سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ- Subbhaanal ladzii kholaqol azwaaja kullahaa mimmaa tunbitul ardlu wa min anfusihim wa mimmaa laa ya’lamuun- Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yg tidak mereka ketahui.37وَآيَةٌ لَّهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ- Wa aayatullahumul lailu naslakhu minhun nahaaro faidzaa hum mudhlimuun- Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan,38وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ- Wassyamsu tajrii limustaqorril lahaa dzaalika taqdiirul aziizil ‘aliim- dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikian ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.39وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ- Walqomara qoddarnaahu manaazila hatta ‘aada kal ’urjunil qodiim- Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manziilah manziilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua40لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ- Lassyamsu yanbaghii lahaa an tudrikal qomara wa lallailu saabiqunnahaari wa kullun fii falakin yasbahuun- Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat menndahului siang. Dan masing masing beredar pada garis edarnya.41وَآيَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ- Wa aayatullahum annaa hamalnaa dzurriyyatahum fil fulkil masyhuun- Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,42وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ- Wa kholaqnaa lahummim mitslihii maa yarkabuun- dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.43وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ- Wa in nasya’ nugriqhum falaa shoriikho lahum wa laa hum yunqodzuun- Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.44إِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَاعًا إِلَىٰ حِينٍ- Illa rohmatam minna wa mataa ’an ilaahiin- Tetapi (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.45وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ- Wa idzaa qiilla lahumut taqu maa baina aidiikum wa maa kholfakum la ’alakum turhamuun- Dan apabila dikatakaan kepada mereka: Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat”, (niscaya mereka berpaling).46وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ آيَةٍ مِّنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ- Wa maa ta tiihim min ayatim min aayaati robbihim illaa kaanuu ‘anhaa mu’ridliin- Dan sekali kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.47وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ- Wa idza qiila lahum anfiquu mimmaa rozaqokumulloohu, qoolalladziina kafaruu lilladzina aamanuu, anuth’imu mal lau yasaa ullahu ath ’amahuu, in an tum illaa fii dlolaalim mubiin- Dan apabila dikatakan kepada mereka: Nafkahkan lah sebahagian dari rezeki yang diberikan Allah kepadamu”, maka orang orang yang kafir itu berkata kepada orang orang yang beriman: “Apakah kami akan memberi makan kepada orang orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yg nyata”.48وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ- Wa yaquluuna mataa haadzal wa’ du in kuntum shoodiqiin- Dan mereka berkata: “Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang orang yang benar ?”.49مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ- Maa yandhuruuna illaa shoihataw waahidatan ta ’khuzuhum wahum yakhishimuun- Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.50فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَا إِلَىٰ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ- Falaa yastathi ’uuna taushiyatan wa laaa ilaa ahlihim yarji’uun- Lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiat pun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.51وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ الْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ- Wa nufikho fishuuri fa idzaa hum minal ajdaasi ilaa robbihim yansiluun- Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba tiba mereka ke luar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.52الُوا يَا وَيْلَنَا مَن بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَـٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَـٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ- Qooluu yaa wailanaa man ba ’atsanaa min marqodinaa, haadza maa wa ’adarrohmaanu wa shadaqol mursaluun- Mereka berkata: 'Aduhai celakalah kami? Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?' Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul (Nya).53إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ- In kaanat illaa soihatawwaahidatan fa idzaahum jamii’ul ladaina muhdloruun- Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami.54فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ- Falyauma laa tudzlamu nafsun syai aw wa laa tujzauna illaa maa kuntum ta’ maluun- Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.55إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ- Inna ash haabal jannatil yauma fii syugulin faakihuun- Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang senang dalam kesibukan (mereka).56هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ- Hum wa azwaajuhum fii dhilaalin ‘alal aroo iki muttaki uun- Mereka dan istri istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan dipan.57لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ- Lahum fiihaa faakihatuw wa lahum maa yadda ’uun- Di surga itu mereka memperoleh buah buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.58سَلَامٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ- Salaamun qoulam mir robbir rohiim- (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.59وَامْتَازُوا الْيَوْمَ أَيُّهَا الْمُجْرِمُونَ- Wamtaazul yauma ayyuhal mujrimuuun- Dan (dikatakan kepada orang orang kafir): 'Berpisahlah kamu (dari orang orang mukmin) pada hari ini, hai orang orang yang berbuat jahat.60أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌٌ مُّبِينٌ- Alam a’ had ilaikum yaa banii aadama allaa ta’budusysyaithoona, innahuu lakum ‘aduwwum mubiin- Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak mnyembah setan?. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”61وَأَنِ اعْبُدُونِي ۚ هَـٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ- Wa ani’ buudunii, haadzaa shiroothum mustaqiim- Dan hendaklah kamu menyembah Ku. Inilah jalan yg lurus.62وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ- Wa laqd adlolla minkum jibilan katsiron, afalam takuunuu ta ’qiluun.- Sesungguhnya syaithan itu telah menyesatkan sebagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan?.63هَـٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ- Haadzihii jahannamul lati kuntum tuu ’aduun.- Inilah Jahannam yang dahulu kamu di ancam (dengannya).64اصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ- Islauhal yauma bimaa kuntum takfuruuun- Masuklah ke dalamnya pada hari ini di sebabkan kamu dahulu mengingkarinya.65الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ- Alyauma nakhtimu ‘alaa afwaahihim wa tukallimunaaa aidiihim wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuun- Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.66وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰ أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ- Walau nasyaaa u lathomasnaa ‘alaa a’ yunihim fastabaqush-shiroota fa annaa yubshiruun- Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka, lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka betapakah mereka dapat melihat (nya).67وَلَوْ نَشَاءُ لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ- Walau nasyaaa u lamasakhnaahum ‘alaa makaanatihim famastathoo’uu muddiyyaw walaa yarji’uun- Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami rubah mereka di tempat mereka berada, maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.68وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ- Wa man nu ’ammirhu nunakkishu filkholqi afala ya’qiluun- Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian (nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?.69وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنبَغِي لَهُ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ- Wa maa ‘allamnahussyi ’ro wa maa yanbaghi lahu, in huwa illa dzikruw wa Qur’aanum mubiin- Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan ber syair itu tidaklah layak baginya. Al Qur’an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan,70لِيُنْذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ- Liyundziro man kaana hayyaw wa yahiqqol qoulu ‘alal kaafiriin.- supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang orang kafir.71أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَا أَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُونَ- Awalam yarou annaa kholaqnaa lahum mimmaa ‘amilat aidiinaa an ’aaman fahum lahaa maalikuun- Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kkuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya?.72وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ- Wadzollalnaaha lahum faminhaa rokuubuhum wa minha ya kuluun.- Dan Kami tundukkkan binatang binatang itu untuk mereka, maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.73وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ- Walahum fiihaa manaafi ’u wa masyaaribu afala yasykuruun- Dan mereka memperoleh padanya manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?.74وَاتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ آلِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ- Wattakhodzuu min duunillaahi aalihatal la ’allahum yunsoruun- Mereka mengambil sembahan sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.75لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌ مُّحْضَرُونَ- Laa yastathii ’uuna nasrohum wahum lahum jundum muhdloruun- Berhala berhala itu tiada dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.76فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ- Falaa yakhzunka qouluhum innaa na’lamu maa yusirruuna wa maa yu’linuun- Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.77أَوَلَمْ يَرَ الْإِنسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ- Awalamm yarol insaanu annaa kholaqnaahu min nuthfatin fa idzaa huwa khosiimum mubiin.- Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata.78وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَن يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ- Wa dloraba lanaa matsalaw wanasiya kholqohu, qoola may yuhyil ‘idhooma wa hiya romiim.- Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannnya, ia berkata: 'Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?'79قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ- Qul yuhyiihal ladzii ansyaaa-ahaaa awwala marrotiw wa huwa bikulli kholqin ‘aliim- Katakanlah: 'Ia akan dihiidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,80الَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنتُم مِنْهُتُوقِدُونَ- Alladzii ja’ala lakum minasy syajaril-akhdlori naaron fa idzaa antum minhu tuuqiduun- Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu.”81أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ- Awalaisal ladzii kholaqos samaawaati wal-ardlo biqoodirin ‘alaa ayyakhluqo mitslahum balaa wahuwal khollaqul ‘alim- Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.82إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَن يَقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ- Innamaaa amruhuu idzaa arooda syai-an ayyayaquula lahuu kun fa yakun- Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia.83فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ- Fasubhaanallladzii biyadihii malakuutu kulli syai’in wa ilaihi turja’uun- Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.Sadaqallahul'adziimMenu Komentar
Komentar
Posting Komentar