Kata Mutiara Sufi Imam Syafi'i
“Barangsiapa yang dipancing untuk marah, namun ia tidak marah, maka dia tak ubahnya keledai, dan barangsiapa yang diminta keridhaannya namun tidak ridha, maka dia adalah syetan.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |

“Kepandaian itu ada dalam masalah agama, bukan dalam masalah keturunan, kalau saja kepandaian diukur dalam masalah keturunan, maka tak ada satu orang pun yang cakap seperti Fatimah putri Rasulullah Saw dan putri-putri beliau yang lain.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Apabila sikap hatimu selalu rela dengan apa yang ada maka tak ada perbedaan bagimu antara dirimu sendiri dan para hartawan.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Sebuah keterlambatan tak akan mengurangi rizkimu. Dan rizkimu pun tak akan bertambah dengan kepayahan badanmu.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |

“Dunia hanyalah bangkai yang berbau yang dimakan anjing-anjing. Anjing-anjing itu hanya ingin menarik-narik dan merobeknya. Apabila engkau menghindarinya maka dirimu akan selamat apabila engkau ikut menariknya berarti engkau berebutan dengan anjing.” (Imam Syafi’i) |
| Manusia dapat disatukan…. Namun akalnya tetap berbeda…. Baik dalam masalah “sastra” maupun dalam masalah “hitungan” – Imam Syafi'i |
| Banyak orang berbicara tentang hal ihwal wanita,…. Konon mencintai wanita terlalu dalam adalah ujian hidup yang pedih…. – Imam Syafi'i |
| Kenapa engkau meremehkan nilai doa kepada Allah… Apakah engkau tahu apa yang dihasilkan oleh doa..?. Ibarat panah di malam hari, ia tidak akan meleset…Namun ia punya batas dan setiap batas ada saatnya selesai.. – Imam Syafi'i |
| Bisa jadi Singa yang buas “mati kelaparan” di rimbanya… Sebab daging-daging domba dimakan oleh sang anjing…. Hamba sahaya yang hina, terkadang tidur di atas sutera…Sedang bangsawan mulia tidur di atas gundukan debu… – Imam Syafi'i |
“Tidak ada seorangpun yang hidup dengan tanpa adanya orang yang dicintai dan orang yang dibenci, kalau memang demikian realitasnya, maka hendaknya ia senantiasa bersama orang-orang yang taat kepada Allah Swt.” (Imam Syafi’i) “Karakter umum manusia adalah pelit, termasuk hal yang menjadi kebiasaannya adalah apabila ada orang yang mendekatinya, maka ia akan menjauhinya, dan apabila ada orang yang menjauh darinya, iapun akan mendekati orang itu.” (Imam Syafi’i) |
Tak ubahnya “emas” semuanya berwarna kuning…. - Imam Syafi'i |
“Jika terdapat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka mulailah dari yang terpenting dan mendesak.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Berapa banyak orang yang telah berbuat kebajikan kepadamu yang membuatmu terbelenggu dengannya, dan berapa banyak orang yang memperlakukanmu dengan kasar dan ia memberi kebebasan kepadamu.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Orang yang berakal adalah mereka yang dapat menjaga dirinya dari segala perbuatan tercela.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Tidak termasuk saudaramu orang yang senang mencari muka di hadapanmu.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Bersihkan pendengaran kalian dari hal-hal yang tidak baik, sebagaimana kalian membersihkan mulut kalian dari kata-kata kotor, sesungguhnya orang yang mendengar itu tidak jauh berbeda dengan yang berucap. Sesungguhnya orang bodoh itu melihat sesuatu yang paling jelek dalam dirinya, kemudian ia berkeinginan untuk menumpahkannya dalam diri kalian, andaikan kalimat yang terlontarkan dari orang bodoh itu dikembalikan kepadanya, niscaya orang yang mengembalikan itu akan merasa bahagia, begitu juga dengan kehinaan bagi orang yang melontarkannya.” (Imam Syafi’i) |
“Orang yang paling Zhalim adalah mereka yang melakukan kezhaliman itu pada dirinya sendiri. Bentuk kezhaliman itu adalah : orang yang bersikap tawadhu’ ( rendah hati ) di depan orang yang tidak menghargainya. menumpahkan kasih sayangnya kepada orang yang tidak ada nilai manfaat. mendapat pujian dari orang yang tidak dikenalnya. (Imam Syafi’i)
|
“Dosa-dosa-ku kelihatan terlalu besar buatku, tapi setelah kubandingkan dengan keampunan-Mu, ternyata keampunan-Mu jauh lebih besar.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Barangsiapa mengadu domba untuk kepentinganmu, maka dia akan mengadu domba dirimu; dan barangsiapa menyampaikan fitnah kepadamu, maka ia akan memfitnahmu.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) |
“Siasat manusia jauh lebih dahsyat dari siasat binatang.” (Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i)
(Imam Syafi’i) “Kedermawanan dan kemuliaan adalah dua hal yang dapat menutupi aib.” (Imam Syafi’i) |
Komentar
Posting Komentar